Cirebon| dinamikapendidikan.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Luwung yang berada di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, kerap menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan menimbulkan kekhawatiran bagi para guru, siswa, maupun orang tua.
Air yang meluap dari saluran drainase sekitar sekolah seringkali menggenangi halaman bahkan masuk ke ruang kelas. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar tidak jarang terganggu. “Setiap hujan deras, kami selalu was-was karena air bisa masuk ke kelas. Anak-anak jadi sulit belajar dengan tenang,” ungkap salah satu guru SDN 2 Luwung, Nunung, Kamis (21/8/2025).
Selain merusak fasilitas sekolah, banjir juga membuat peralatan belajar rawan rusak. Beberapa meja dan kursi bahkan sudah mulai lapuk akibat sering terendam air. Kondisi ini tentu menurunkan kenyamanan siswa dalam mengikuti pelajaran.
Orang tua murid juga menyampaikan keluhannya. Mereka berharap pemerintah daerah segera memberikan solusi, baik dengan memperbaiki saluran air maupun menambah sarana penanggulangan banjir di lingkungan sekolah. “Kami ingin anak-anak belajar dengan aman tanpa harus khawatir banjir,” ujar salah satu wali murid.
Masyarakat sekitar mendesak agar Pemerintah Kabupaten Cirebon segera turun tangan. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan banjir yang terus berulang akan semakin mengganggu kegiatan pendidikan di SDN 2 Luwung. (Dede S)