Kabupaten Karo | dinamikapendidikan.com – SD Negeri 040460 Berastagi Kab. Karo, Sumatera Utara tahun 2022 Kepalza Sekolahnya dijabat oleh Bahagia Magdalena lalu adapun jumlah Siswa/i nya yaitu 252, maka jumlah dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang diterima pada tahap 1 Rp 69.552.000 , ternyata pihak sekolah belum melaporkan ke pemerintah pusat terkait digunakan untuk apa – apa saja dana tersebuit, lalu pada pencairan dana BOSP tahap 2 sekolah menerima Rp 86.010.463, dalam laporannya ke Pemerintah Pusat CqKementrian terkait serta Disdik Kab Karo, katanya pihak sekolah menggunakan dana tersebut untuk kegiatan Pengembangan perpustakaan Rp 4.122.000,- pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 9.390.000, – lalu pada tahap 3 sekolah menerima dana BOSP sekitar Rp 69.552.000,- katanya sebahagian digunakan unutk pengembangan perpustakaan Rp 47.291.000,- hal tersebut dikatakan oleh Samion Ginting,SH.,MH selaku Ketua Perwakilan LBHK-Wartawan Provinsi Sumatera Utara, Selasa (12/12/2023)
Ditambahkan Samion, untuk tahun 2023 SD Negeri 040460 Berastagi memiliki jumlah Siswa/i sekitar 258, lalu dana BOSP tahap 1 diterima pihak sekolah Rp 118.645.622, dalam laporan nya katanya digunakan untuk Pengembangan perpustakaan Rp 40.624.000,- lalu pada tahap 2 sekolah menerima Rp 118.680.000, dalam laporan katanya digunakan untuk administrasi kegiatan sekolah Rp 7.625.000 pembayaran honor, Total Dana terserap Rp 21.325.000,-
Bahwa pengelolaan dana BOSP ditahun 2022-2023 di SD Negeri 040460 Berastagi, untuk tahap 1 tahun 2022 sekolah belum melaporkan penggunaan dana BOSP, tentu ini dapat disebut pembangkangan atau pihak sekolah tidak punya SDM untuk hal tersebut, lalu pada tahap 2 dan 3 katanya pihak sekolah menggunakan sebahagian dana tersebut untuk perwatan Sarpras Sekolah Rp 9.390.000, dan pengembangan perpustakaan Rp 47.291.000,- mana wujud nyata dari kegiatan tersebut, sepertinya sulit bagi publik untuk mengetahui wujud dari kegiatan tersebut, dipihk lain tidak terlihat ada papan informasi terkait penggunaan dan BOSP disekolah tersebut, khusus kegiatan pengembangan perpustakaan, pertanyaan nya diserap untuk apa saja dana tersebut ? kalau beli buku untuk disimpan di perpustakaan mana buku – buku tersebut, berapa jumlahnya ? dugaan sementara pengelolaan dana BOSP disekolah tersebut disetir oleh pihak tetentu khusnya kegiatan pengembangan perpustakaan Rp 47.291.000,- sebab pola yang sama ditemukan juga pada SDN yanga ada di Kabupaten Karo, dugaan sementara Kepsek manjadi sapi perahan bagi oknum tertentu di Disdik Kab Karo, tegas Samion yag sehari hari berprofesi sebagai Pengacar/Advokat tersebut.
Ditegaskan Samion, saat ini lembaga Kami lagi mengumpulkan alat bukti terkait dugaan penyelewengan dana BOSP di SD Negeri 040460 Berastagi, saatnya nanti lembaga Kami akan konprensi pers sekaligus melaporkan para Kepala SD Negeri yang ada di Kabupaten Karo, ujarnya.
Tim media ini berusaha konfirmasi kesekolah tersebut, namun Kepala Sekolah tidak ada, dipihak lain para Guru tidak berkenan memberikan komentar.(Bismar/SGM)











