Indramayu | dinamikapendidikan.com – Sebelumnya pada Selasa malam 11 November 2025 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 tingkat Kabupaten Indramayu, telah resmi dibuka oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim.Kini pada Kamis (13/11/2025) telah resmi ditutup dengan sukses. Acara penutupan yang meriah ini diselenggarakan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Singalodra, Jalan MT Haryono, Desa Sindang, Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu.
Penutupan MTQ dihadiri Kadis Diskanla Edi Umaedi mewakili Bupati Indramayu, Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Indramayu, H.Aan Fathul Anwar, dan Ketua Dewan Hakim MTQ ke-55 Indramayu,Camat Sindang Achmad Fauzie Romdhon, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Aan Fathul Anwar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Camat Sindang atas kesuksesan luar biasa dalam menyelenggarakan seluruh rangkaian acara MTQ sejak hari Selasa hingga puncaknya pada malam penutupan ini.
“Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh Camat di Kabupaten Indramayu, para hadirin, seluruh panitia, dan Dewan Hakim yang telah bekerja keras demi suksesnya MTQ ke-55 tahun 2025 di Kecamatan Sindang,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa MTQ ini adalah ajang strategis yang diharapkan dapat membumikan syiar-syiar Al-Qur’an yang luar biasa di bumi Wiralodra. Event ini juga diharapkan mampu mendorong Indramayu menuju visi religius, sejalan dengan visi dan misi yang dicanangkan oleh Bupati Indramayu, yaitu Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).
“Mudah-mudahan dengan adanya MTQ ini, Al-Qur’an dapat menjadi ruh yang luar biasa dan hiasan dalam perilaku masyarakat Indramayu,” harapnya.
LPTQ Kabupaten Indramayu saat ini adalah fokus membina para juara satu, yang merupakan putra dan putri terbaik Indramayu, akan mendapatkan pelatihan ulang (coaching) intensif.
“Para juara satu ini Insya Allah akan mendapatkan pelatihan ulang, untuk menjadi duta-duta yang akan mengikuti ajang di tingkat Jawa Barat maupun Nasional,” jelasnya.

Aan Fathul Anwar juga menekankan bahwa MTQ 2025 bukan sekadar ajang musabaqah dan perlombaan semata.
“Inti dan jantungnya adalah bagaimana masyarakat Indramayu mampu memahami Al-Qur’an dengan baik dan benar, serta mampu mewujudkan dan mengimplementasikannya dalam perilaku kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Dengan demikian, tujuan Indramayu REANG akan menjadi kenyataan yang mudah dicapai manakala masyarakat Indramayu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Dikesenpatan yang sama Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Kadiskanla), Edi Umaedi, mewakili Bupati Indramayu, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Lucky Hakim yang berhalangan hadir karena agenda mendesak. Ia lantas menyampaikan pesan utama Bupati.
“Pesan dari Bapak Bupati, kita harus tetap bersemangat membumikan Al-Qur’an di bumi Indramayu ini,” ujar Edi Umaedi.
Menurutnya, semangat ini sejalan dengan salah satu poin dalam visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomis, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), yakni program Indramayu REANG Mengaji. Program ini diharapkan dapat menjadikan Indramayu lebih baik dari masa ke masa.
Edi Umaedi juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati agar selalu amanah dan membawa keberkahan bagi Indramayu, baik dari sisi pembangunan fisik maupun peningkatan mental spiritual dengan cerminan akhlakul karimah.
Khusus kepada para peserta, Edi Umaedi menyampaikan apresiasi dan motivasi. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan terbesar adalah memilih Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan bagian dari ibadah.
“Seperti sabda Rasulullah, yang terbaik di antara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya,” kutipnya.
Ia berpesan, baik bagi peserta yang meraih juara maupun yang belum beruntung, untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup dan panutan akhlakul karimah.
“Niatkan semuanya bukan untuk kesombongan atau membanggakan diri, tetapi semata-mata mencari keridhaan Allah SWT. Terima kasih sudah memberikan hadiah terbaik bagi orangtua kalian,” imbuhnya.
Edi Umaedi menutup sambutannya dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia penyelenggara, Camat Sindang beserta jajaran dan masyarakat, hingga Dewan Hakim.
Ia bersyukur acara penutupan berjalan lancar tanpa hambatan, berbeda dengan malam pembukaan yang sempat diguyur hujan.
“Ini menandakan kita tetap semangat dalam kondisi apapun,” tutupnya. (Tosim)











