Cirebon, dinamikapendidikan.com – Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa bendahara k3s kecamatan Asjap diduga doyan nyemil uang koran itu dipastikan oleh ketua k3s Asjap, H. Sukamto tidak ada yang nyemil uang koran.
Dijelaskan H. Sukamto, semua itu hanya miskomunikasi antara pihak media yang bersangkutan dengan bendaharanya. Lalu yang di beritakan bahwa ada tunggakan sebanyak 5 bulan itu memang benar, tapi bukan berarti uangnya di cemil atau tidak akan dibayarkan, semua itu karena anggaran BOS yang turunnya telat ditambah banyaknya kegiatan.
“Itu semua miskomunikasi dan dari pihak kami akan secepatnya untuk melunasi tunggakan tersebut. kenapa bisa telat, karena ada beberapa media yang tidak masuk menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan menjadi tanggung jawab pihak k3s, sedangkan kegiatan k3s menumpuk akhirnya ada ketelatan” terangnya.
Sukamnto juga menjelaskan kenapa sering telat bayar. “Sering telat bayar koran 2 sampai 3 bulan itu dikarenakan banyaknya kegiatan, jadi kita membagi-bagi anggarannya, jika sedang banyak kegiatan mohon dimaklum saja jika ada ketelatan.
Lalu kenapa dari pihak sekolah sudah lunas untuk membayar koran tapi kenyataanya masih ada koran yang belum terbayar. Berarti koran yang belum terbayar itu tidak termasuk yang menjadi tanggung jawab pihak sekolah tapi yang masuk menjadi tanggung jawab k3s.” Katanya.
Pihaknya memohon maap kepada publik, khususnya media yang bersangkutan dan dinas pendidikan sehingga membuat kurang nyaman, semua ini miskomunikasi dan permasalahan ini sudah selesai dengan cara komunikasi yang baik.
Begitupun juga dari pihak media, akibat adanya Mis Komunikasi Pihak Media menyampaikan Permohonan Maaf Kepada K3S Astanajapura Khususnya Kepada Bendahara K3S Wiwin Winarti Kepaek SDN 1 Mertapada Kulon.(Tim)











