Cirebon | dinamikapendidikan.com – Sungguh naas nasib Kepala SDN 2 Wanasaba Kidul Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon Jawa Barat, niat hatinya ingin penyelesaikan permasalahan agar permasalahan itu selesai, sudah keluar kocek lumayan besar namun bukannya permasalahan itu selesai, kian hari masalah itu kian berlanjut.
Kornologisnya, munculnya pemberitaan miring dugaan korupsi SDN 1 Ciperna, SDN 3 Sampiran, SDN 1 Wanasaba Lor dan SDN 2 Wanasaba Kidul membuat Sri Elis selaku kepsek SDN 2 Wanasaba Kidul berniat ingin menyelesaikan pemberitaan itu. Atas dasar ide dari saudara Angga selaku kepsek SDN 1 Wanasaba Lor Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon yang menyarankan untuk membuat berita sanggahan melalui saudara Arif yang mengaku sebagai oknum LSM di Cirebon. akhirnya Sri Elis mengikuti saran dari saudara Angga dan menyerahkan sejumlah uang yang lumayan besar kepada saudara Arif, atau yang dikenal Arif gendut atau Arif Bewok.
Uang sudah diserahkan kepada Arif dengan harapan permasalahan pemberitaan dugaan korupsi itu bisa selesai, Namun harapan Sri elis jadi angan- angan saja. lantaran, pemberitaan sekolahnya itu kian hari kian diekspos oleh para awak media yang berada di Kabupaten Cirebon.
Dengan ini Sri elis merasa tertipu oleh saudara Arif dan sudah mengadukan kepada dinas pendidikan Kabupaten Cirebon. saat dikonfirmasi melalui Tlp WhatsApp Selasa (25 03) mengakui dirinya dipanggil oleh Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Asep. dan menceritakan kornologisnya.
“Saya menjelaskan kepada pihak dinas pendidikan bahwa saya meminta bantuan kepada saudara Arif yang mengaku salah satu Oknum dari LSM untuk menyelesaikan permasalahan terkait berita yang sudah beredar. Saya pun sudah ngasih ke mas Arif yang nominalnya lumayan gede sih,” Ujar Elis.
Hal itu dibenarkan oleh Kasi kurikulum atas pangilanya itu kepada kepsek SDN 2 Wanasaba Kidul dan apa yang dilaporkan oleh Kepsek SDN 2 Wanasaba Kidul kalau pihaknya sudah memberikan sejumlah uang kepada Arif, namun permasalahan pemberitaan sekolahnya tetap berlanjut,” Jelasnya.
Sementara itu Arif membantah tuduhan kepada dirinya itu tidak benar. “Saya tidak merasa dimintai bantuan oleh saudari Sri Elis dan menyatakan tidak ikut campur serta tidak pernah dimintai tolong oleh Sri Elis,” Bantahnya kepada wartwan.
Sementara terkait bantahan Arif, Sri Elis merasa kaget, sehingga terlontar kata istigfar. “Astagfirulloh hal’adzim’ akan menghubungi saudara Angga Kepsek SDN Wanasaba Lor, kan atas ide beliau dan caranya membikin berita Sanggahan. Saya juga sudah ngasih Uang mas yang lumayan banyak sih,”Pungkasnya sambil bernada kesal.
Terkait adanya dugaan penerimaan uang back-up oleh saudara Arif, pihak media merasa tidak ada kordinasi dari saudara Arif dalam bentuk apapun.
Disisi lain, para kepala sekolah kalau memang itu benar sangat menyayangkan dan sebaiknya kalau memang itu benar dilaporkan saja kepada pihak hukum, karena kalau memang itu benar saudara arif melakukan, itu sudah prilaku penipuan.(Dede S)











