Kabupaten Karo | dinamikapendidikan.com – SD Negeri 040527 Tigapanah, Desa Tigapanah, Kab. Karo, Sumatera Utara tahun 2022 Kepala Sekolahnya dijabat oleh Rahmad Br Perangin-angin, adapun dana BOSP diterima pihak sekolah pada tahap 1 (periode jJanuari-April) sekitar Rp 63.480.000,- lalu (periode Mei-Agustus) Rp 83.677.893,- selanjutnya (periode September-Desember) Rp 63.480.000 dengan jumlah Siswa/i sekitar 230, hal tersebut dikatkan oleh Samion Ginting, SH.,MH selaku Ketua LBHK-Wartawan Provinsi Sumatera Utara, Kamis (7/12) dikantornya didaerah Lubuk Pakam Deliserdang.
Ditambahkan Samion, pihak sekolah menurut informasi aplikasi yang ada belum melaporkan penggunaan dana BOSP tersebut, tentu hal ini preseden buruh bagi dunia pendidikan, lalu dipihak lain DinasPendidikan Kabupaten Karo juga sepertinya melakukan pembiaran, sebab Laporan Pnggunaan Dana BOSP yang diterima pihak sekolah itu wajib dilaporkan pada aplikasi Kemendikbudristekdikti RI serta ke Dinas Pendidikan dimana lokasi sekolah dimaksud.
Tahun 2023 SD Negeri 040527 Tigapanah menrima dana BOSP pada tahap 1 sekitar Rp. Rp 113.159.334, dengan jumlah Siswa/i sekitar 246, lalu pada tahap 2 Rp. Rp 113.160.000,- dana tersebut sebagaimana laporan pihak sekolah ke Kemendikbudristekdikti RI digunakan antara lain : penerimaan Peserta Didik baru Rp 250.000,- pengembangan perpustakaan Rp 39.736.000,- kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 6.576.000,- administrasi kegiatan sekolah Rp 21.163.791,- pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 1.500.000,- langganan daya dan jasa Rp 707.124,- pembayaran honor Rp 43.200.000,- total dana yang diserap periode 1 ( bulan Januari-Juni) sekitr Rp. Rp 113.132.915,-
Lalu pada tahap 2 tahun 2023 (perioe (Juli-Desember) adapun jumlah dana BOSP diterima pihak sekolah yaitu Rp. Rp 113.160.000, penggunaan dana ini berdasarkan infomasi di apliaksi Kemendikbudristekdikti bahwa pihak sekolah belum melaporkan,;
Berangkat dari hal tersebut ditegaskan Samion, bahwa administrasi penggunaan dana BOSP di sekolah tersebut sepertinya kurang jelas karena diduga pihak sekolah mengabikan terkait laporan penggunaan dana tersebut, dipihak lain berdasarkan data dan informasi yang dimiliki lembaga Kami bahwa terkait penggunaan dana BOSP tahun 2023 khusus item penggunaan pengembangan pepustakaan sepertinya ada permainan sebab buku – buku apa saja yang dibeli dari uang negara tersebut sepertinya perlu dipertanyakan sebab katanya kurang jelas, sebut saja berapa buku yang dibeli, lalu buku – buku apa saja yang dibeli, disimpan dimana buku tersebut, lalu mana Berita Acara Tim BOSP sekolah dalam menggunakan dana BOSP dimaksud, dipihak lain papan informasi penggunaan dana BOSP tidak terlihat ada, bagaimana publik dan atau orangtua murid tau berapa jumlah dana BOSP lalu digunakan untuk apa – apa saja, saran Kami Kepala Sekolah yang demikian kerjanya perlu ditinjau kembali oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, segera ganti atau copot, dipihak lain lembaga Kami akan mengambil langkah – langkah hukum terkait pengelolaan dana BOSP disekolah tersebut yang menurut Kami diduga tidak jelas, tegas Samion.
Media ini baru – baru ini, berusaha konfirmasi terkait informasi diatas ke Kepala SD Negeri 040527 Tigapanah, namun tidak dapat bertemu karena tidak ada disekolah.(SGM/Bismar/Red)











