Cirebon | dinamikapendidikan.com – Warga Desa Cadas Ngampar mengeluhkan layanan internet, Pass Net, yang kerap mengalami gangguan dalam beberapa waktu terakhir. Jalur internet yang sering mati dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi pelajar dan pekerja yang bergantung pada koneksi daring.
Sejumlah warga menyampaikan kekecewaannya terhadap layanan yang diberikan oleh Pass Net selaku penyedia jasa internet di wilayah tersebut. Gangguan disebut terjadi hampir setiap hari, dengan durasi pemadaman yang bervariasi, mulai dari beberapa menit hingga berjam-jam.
“Kalau siang sering tiba-tiba putus. Anak-anak jadi terganggu saat belajar online atau mengerjakan tugas,” ujar salah seorang warga setempat.
Tak hanya pelajar, pelaku usaha kecil yang mengandalkan internet untuk transaksi digital juga mengaku dirugikan. Mereka berharap ada perbaikan serius agar jaringan internet bisa lebih stabil dan dapat diandalkan.
Warga mengaku sudah beberapa kali melaporkan gangguan tersebut kepada pihak penyedia layanan. Namun, menurut mereka, respons yang diberikan dinilai belum maksimal dan gangguan masih terus berulang.
Masyarakat Cadas Ngampar berharap Pass Net segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas jaringan di wilayah tersebut. Mereka meminta adanya peningkatan infrastruktur maupun pelayanan teknis agar kejadian serupa tidak terus terjadi.
“Kami hanya ingin layanan yang stabil sesuai dengan yang kami bayar setiap bulan. Kalau seperti ini terus kami akan pindah kejaringan internet yang lain dan memutus berlangganan dengan Pass Net,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pihak penyedia layanan internet guna memastikan kenyamanan dan kelancaran akses digital di Blok Cadas Ngampar dan sekitarnya. (Dede S)











