Sukabumi | dinamikapendidikan.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat strategi peningkatan investasi yang berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja. Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menyampaikan bahwa realisasi investasi di Kabupaten Sukabumi mencapai Rp4,71 triliun pada tahun 2025, melampaui target yang ditetapkan.
“Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi kami untuk mendorong investasi yang lebih berkualitas pada tahun 2026,” kata Dede. Investasi tersebut terdiri dari PMA sebesar Rp2,23 triliun dan PMDN sebesar Rp2,47 triliun, dengan sebaran sektor yang beragam.
Dede merinci, sektor industri barang dari kulit dan alas kaki masih menjadi primadona investasi asing, sementara investor domestik banyak menanamkan modalnya pada sektor transportasi, perdagangan, serta pertanian dan perkebunan. “Ke depan, kami tidak hanya mengejar nilai investasi, tetapi juga dampaknya terhadap pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat Sukabumi,” tegasnya.
Untuk tahun 2026, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi menargetkan investasi sebesar Rp4,25 triliun. Strategi yang disiapkan antara lain dengan menggali dan mempromosikan potensi investasi daerah, khususnya investasi berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Dengan semakin banyak investasi yang masuk, kami optimistis penyerapan tenaga kerja akan meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ungkap Dede. DPMPTSP juga akan memberikan pendampingan dan kemudahan informasi bagi para pelaku usaha yang berencana menanamkan modalnya di Kabupaten Sukabumi.(Adhy)











